PROFIL PONDOK



Profil Pondok Pesantren Al-Mannan

Bagik Nyaka-Aikmel Lombok Timur NTB

 

 

1.    Identitas Pondok Pondok Pesantren
a. Nama Pondok                            : Pondok Pesantren Al-Mannan
b. Alamat Pondok Pesantren                   
   Propinsi                                   : Nusa Tenggara Barat
   Kabupaten/Kota                      : Lombok Timur
   Kecamatan                              : Aikmel
   Desa                                        : Bagik Nyaka Santri
    Jalan                                       : TGH. Abdul Mannan Bagik Nyaka
    Kode Pos                                 : 83653
   Telpon/fax                               : 081237551520
2.    Susunan Pengurus Pondok Pesantren Al-Mannan
Penasehat                                                          : Pengurus NU Lombok Timur
Ketua Umum/Pimpinan Yayasan                       : TGH. Zamharir Abdul Mannan
Ketua                                                                  : TGH. Mahyudin Azhar, LC
Sekretaris                                                           : Abrorni Luthfi, S.Sos
Wakil Sekretaris                                                 : Husni Hadi, S.Thi
Bendahara                                                         : Hijaziah Lthfi, S.Pd
SEKSI-SEKSI
Pendidikan                                                         : Hamzanwadi, S.Pd
                                                                           : Nahwadi, S.Pd
Da’wah                                                               : Ust. Marzuki Nur
                                                                           : Ust. Jalaludin, S.Pdi
                                                                           : Ust. Moh Ali Sadikin
                                                                           : Ust. Zanjamil, S.Pdi
Humas                                                                : Majrihin, S.Pdi
                                                                           : Zan Jabil AM
Generasi Muda Dan Pengkaderan                    : Jamilullael, SH
                                                                           : Zulaeha, SH
Ekonomi                                                             : Saepudin, SP
                                                                           : Ir. Muharif
3.    Sejarah Singkat Pondok Pesantren Al Manan
Pondok Pesantren Al Manan  yang terletak di Bagik Nyaka Desa Kembang Kerang  Kecamatan Aikmel Lombok Timur NTB, didirikan pada tanggal 14 Marat 1996 berdasarkan akte pendirian no.14 tahun 1996. Didirikan oleh TGH. Luthfi Abdul Mannan., seorang ulama’ yang berlatar belakang NU, dan menjadi salah satu tokoh pendirian NU di Lombok Timur.  Pendirian pesantren ini, pada hakikatnya dilandasi oleh rasa tanggung jawab pribadi beliau selaku hamba Allah untuk menyeru kepada kebajikan, dan mencegah kemungkaran, serta adanya rasa tanggung jawab sosial sebagai anggota masyarakat untuk membina dan mendidik umat dalam mempelajari, memahami, dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Pemberian nama Al Manan itu merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada TGH. Luthfi Abdul Mannan, yang juga telah dimusyawarahkan dan diistiharahkan bersama yang kemudian menyetujuinya sebagai nama pesantren tersebut. Dengan dipilihnya nama “Al Manan” yang berarti “Petunjuk” ini diharapkan Ponpes ini disamping bisa menjadi lembaga pendidikan Islam sebagai tempat mendalami agama (tafaqquh fi al-din), juga mampu memberikan sinar pencerahan yang  menerangi dan mengarahkan Umat dalam menggapai kebahagiaan dunia dan akhirat (al-sa’âdah fi al-dârayn).                  TGH Abdul Manan sendiri meninggal pada tahun. 2008
Ponpes Almanan berada diatas tanah seluas 7620,06 m2, berada ditengah-tengah penduduk. Mulai dari pendidirian hingga saat ini peran masyarakat (jamaah) sangat  besar. Pada awal berdirinya Ponpes Al Manan sangat sederhana, hanya terdiri dari beberapa ruangan dengan atap ilalang dan berlantai tanah  Dan dengan perkembangan zaman Ponpes Almanan, berhasil dikembankan sedikit demi sedikit.

4.    Perkembangan Pondok Pesantren Al-Mannan
Sejalan dengan perubahan, dan tuntutan duni pendidikan pesantre itu sendiri, serta yang paling utama adalah karena biiznillah, Ponpes mengalami perkembangan sedikit demi sedikit, baik bangunan fisik, jenjang pendidikan yang diselenggarakn, jumlah santri, termasuk melaksanakan bimbingan calon haji, dan sebagainya, seperti tabel berikut.
No.

Kegiatan/ Pendidikan yang di Kelola

Jml.
Kelas

Jml.

Siswa

Keterangan

1
TK Al-Mannan
1
35

2
Madrasah Ibtidayah



3
Madrasah Tsanawiyah
4
215

4
Madrasah aliayahy
4
365

5
Diniyah Al-Mannan
3
156

6
Taman Pendidikan Al-quran
1


7
 Bimbingan Ibadah Haji



8
Koperasi Santri Putra-Putri
1


9
Badan Usaha Milik Pesantren

-

10
Jamiyah Pengajian rutin




Hingga saat ini, sarana dan prasarana pendidikan dan dakwah yang dimiliki oleh Pondok pesantren Al Manan terdiri dari
No
Jenis Fasilitas
Jumlah
Kondisi
Keterangan
1.
Ruang Kelas




TK Al-Mannan
1
Sedang


Tsanawiyah
4
Sedang


SMP IT Al-Mannan
1
Sedang


Aliyah
5
Baik

2
PerKantor




Ruang Guru
2
Baik


Ruang Kepala Sekolah
2



Aula Rapat
-


3
Fasilitas Pendukung




Laboratorium
-



Perpustakaan
1
Baik


Klinik Kesehatan
-



Asrama Putra
12
sedang


Asrama Putri
15
sedang

4
Tenaga Pendukung




Guru negeri
2



Guru tetap Yayasan
26



Guru kontrak
-


5
Pendukung ekstra kulikuler




Lapangan Volley
-



Badminton
1




5.    Program Pengembangan Pondok
A.      Pembangunan Fisik
1.   Penambahan ruang kelas baru (RKB) sebanyak 2 lokal pada tahun 2010, khususnya untuk menampung siswa baru pada tahun ajar 2010/2011
Pembangunan RKB untuk Madrasah Tsanawiyah sangat mendesak dilakukan mengingat ketersediaan ruang kelas masih terbatas, sementara rombongan belajar semakin bertambah.
Tujuan
·         Menampung robongan belajar baru Tahun pelajaran 2010/2011
·         Mengefektifkan pelaksanaan belajar mengajar
Target
 Pembangunan diharapkan rampung sebelum tahun pelajaran baru dimulai
Output 
Tebangunnya RKB sebanyak 2 (dua) lokal
Bertambahnya jumlah santri yang melanjutkan pendidikan
2.   Pembangunan laboratorium sebanyak 2 lokal, beserta kelengkapannya
Hingga saat ini Ponpes Al Manan belum memiliki laboratorium yang memadai, sehingga menghambat proses penyerapan pelajaran siswa. Ini berdampak pada kemampuan siswa untuk memahami mata pelajaran, sehingga jauh tertinggal dibandingkan dengan siswa dari sekolah atau madrasah lain, terutama sekolah negeri.
Tujuan
·         Meningkatkan daya serap mata pelajaran
·         Meningkatkan minat penelitian dan aplikasi mata pelajaran bagi guru pengajar
Target
Terbangunnya metode pembelajaran yang seimbang antara tiori dan praktek
Siswa dapat mempraktekkan tiori yang diterima dikelas
Output
Guru dan Siswa dapat mlaksankan praktek mata pelajaran tertentu.
Meningkatnya status/kualifikasi madrasah
3.   Perluasan ruang perpustakaan, dan penambahan kelengkapan koleksi buku
Perpustakaan yang dimiliki Ponpes Almanan saat ini, belum mampu menjangkau seluruh siswa baik dari jenis buku, jumlah judul, maupun sistem pelayanannya sehingga memerlukan perluasan dan peningkatan kualitas dan kuantitas buku tersedia.
Tujuan
·         meningkatkan minat baca siswa
·         menngkatkan jangkaun pelayanan kepada seluruh siswa
·         Membantu siswa dan guru melakukan pengkayaan sumber putaka
Target
·         Terbangunnya sistem pelayanan dan sirkulasi buku
·         Terfasilitasinya siswa dan guru untuk meningkatkan kapasitas penguasaan mata pelajaran
Output
·         Adanya ruang perpustakaan yang menjamin keamanan dan kenyamanan siswa dan guru
·         Menyediakan layanan buku kepada siswa baik dari jenis mata pelajaran, dan buku lainnya baik dari jumlah, judul, penerbit maupun penulis.
4.   Rehab asrama santri, putra-putri,  Pembangunan MCK dan tempat wudhu
Asrama santri yang ada saat ini kondisinya masih memprihatinkan, baik asrama putra maupun putri, termasuk kondisi kamar mandi, ruang wudhu belum layak dari standar  kesehatan. Hal ini berdampak pada kesehatan santri yang sering mengalami gangguan kesehatan kulit, berpengaruh juga terhadap kemauan belajar karena kenyamanan yang belum terpelihara
Tujuan
·         Meningkatkan kenyamanan dan keamanan santri yang tinggal di asrama
·         Mengurangi gangguan kesehatan  yang sering terjadi karena kondisi asrama yang kurang layak huni
·         Meningkatkan kemauan belajar diluar jam pelajaran formal
·         Menambah kepercayaan wali santri kepada pondok
Target
·         Terbangunnya asrama yang layak huni dari sudut kesehatan
·         Bertambahnya jumlah siswa yang berminat tinggal diasrama, sehingga proses transformasi ilmu dan pengetahuan agama lebih efektif terutama diluar jam pelajaran (malam dan sore hari)
Output
·         Terbangun minimal 20 ruang asrama untuk putra dan putri
·         Lebih mudah mengadakan pertemuan informal pada sore dan malam hari untuk kegiatan ekstrakulikuler
5.   Rehab / pemeliharaan gedung lama
Gedung pondok yang dibangun secara bertahap setiap saat memerlukan pemeliharaan secara berkala pula. Untuk diperlukan sistem perawatan gedung secara intens agar amanah dari pihak yang membantu pembangunan gedung dapat dijaga
6.   Pembangunan laboratorium bahasa dan kelengkapannya.
Sama halnya dengan perpustakaan, dan laboratorium eksakta, lab bahasa di Pondok Al Manan belum tersedia, padahal laboratorium bahasa penting perannannya selain untuk mendukung proses pembelajaran bahasa, juga untuk kkepentingan dakwah agama. Oleh karena itu pembangunan laboratorium bahasa ini menjadi rencana strategis yang penting dalam rangka pengembangan pondok dan peningkatan kualitas pembelajaran.
Tujuan
·         Meningkatkan kemampuan   berbahasa khususnya bahasa asing bagi santri
·         Meningkatkan prestasi belajar siswa pada bidang bahasa, khusunya bahasa asing
·         Mewujudkan pondok sebagai pusat dakwah agama
Target
·         Terbangunnya sistem dakwah agama di pondok pesantren Al Manan
·         Terselenggaranya pendidikan bahasa yang optimal
Output
·         Ada kader pendakwah yang mampu mentrasformasi ilmu dan pengetahuan agama kepada masyarakat dengan baik

B.          Pengadaan sarana penunjang kegiatan belajar mengajar dan ekstra kulikuler, meliputi:
1.       Pembelian alat musik drum band, 1 set 
Kelompok kesenian seperti drum band penting untuk menampung minat dan bakat santri baik putra maupun putri. Selain itu drum band berperan penting dalam berbagai even, termasuk even keagamaan.
Tujuan
·             Meningkatkan keterampilan ekstrakulikuler santri.
·             Memperkenalkan pondok secara lebih luas kepada masyrakat
·             Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pondok dalam berbagai even yang dilaksanakan seperti haul, dan perayaan agama lainnya
Target
·             Adanya satu kelompok drum band yang eksis dan mampu dikuasai oleh siswa 
·             Berkurrangnya tingkat kenakalan siswa  karena adanya sarana penyaluran bakat dan minat
Output yang diharapkan
·             terbinanya dinamika pondok
·             Bertambahnya sarana untuk lebih memperkenalkan pondok kepada dunia luar
2.  Pengadaan  pendukung pembelajaran dan pengenbangan Teknologi imformasi:
a.           LCD Projector, 1 unit
b.          Laptop
c.           Komputer, 5 unit
d.          Pengadaan jaringan internet
Tujuan
·             membantu proses belajar mengajar
·             mendukung proses adminitrasi pondok
·             menambah wawasan siswa dan guru
·             memungkinkan perluasan jaringan dan komunikasi dengan para pihak, baik sesama penyelenggara pendidikan maupun pihak lainnya.
Target
·             Terselenggaranya sistem pembelajaran dan pengadminitrasian yang lebih profesional
·             Terjadinya penyerapan dan transformasi ilmu pengetahuan lebih optimal
·             Terbukanya wawasan siswa dan guru khusunya dengan pemanfaatan teknologi informasi
Output
Siswa dan guru dapat mengambil ilmu dan pengetahuan dari dunia luar secara positif, sehingga siswa dan guru memahami dinamika global dan tidak terpaku pada dunia pondok dan lingkungan saja.
3.       Pengadaan Alat Dokumentasi pembelajaran dan Dakwah
a.               Digital camera
b.              Handy cam unit
Seringkali menjadi icon bahwa masyarakat Indoonesia, termasuk pesantren lebih sering berbahasa tutur daripada tertulis dan bukti-bukti lainnya. Seringkali kegiatan penting tidak terdokumentasi dengan baik, seingga kita banyak hal yang bersifat ilmu pengetahuan dan kekayaan sejarah tidak terdokumentasi. Untuk itu selain untuk tujuan dokumentasi, alat-alat dokumentasi dan publikasi menjadi bagian penting dari proses belajar, khusunya bagi santri.
Tujuan
·         Meningkatkan  minat dan bakat siswa untuk mempelajari dan melakukan proses dokumentasi
·         Menambah kekayaaan intelektual pondok
·         Mengurangi biaya untuk menyewa atau mengadakan dokummentasi dari pihak luar
Target
Terdokuemntasinya semua aktifitas belajar mengajar dan kegiatan dakwah dengan baik
Terjadinya proses belajar melalui media.
Output
Adanya dokumentasi yang menjadi kekayaan Pondok
Adanya proses dokumentasi yang memberikan nilai pembelajaran bagi civitas akedemika pondok






Profil Organisasi Santri Al-Mannan

Bagik Nyaka-Aikmel Lombok Timur NTB

 

1.    Identitas Pondok Pondok Pesantren
a. Nama Organisasi                      : Organisasi Santri Al-Mannan
b. Alamat             
   Propinsi                                  : Nusa Tenggara Barat
   Kabupaten/Kota                    : Lombok Timur
   Kecamatan                             : Aikmel
   Desa                                        : Bagik Nyaka Santri
    Jalan                                       : TGH. Abdul Mannan Bagik Nyaka
    Kode Pos                               : 83653
   Telpon/fax                              : 081918422005

2.    Susunan Pengurus  Organisasi Santri Al-Mannan
Penasehat                                                         : Pimpinan Pondok Pesantren
Ketua                                                                 : Ust. Husni Hadi, S.Thi
Wakil Ketua                                                      : Ust, Jalaludin
Sekretaris                                                          : Moh. Ali Sadikin
Bendahara                                                         : Rini Anggraini

KOORDINATOR/SEKSI-SEKSI
KREATIFITAS SENI DAN BUDAYA                  : Marwan Jayadi
                                                                           : Hazizah
                                                                           : Mahesarani

FROFESI MANAGEMEN IMTAQ                    : Ust. Muliadi
                                                                           : Ust. Muzakki
                                                                           : Ustzh. Zur Aini

PUSAT PELAYANAN KESEHATAN                    : Ayu Sri Agustin
                                                                           : Anisa Aulia Rahma
                                                                           : Nia Sari
                                                                           : Makbul

PENGEMBANGAN USAHA PRODUKTIF      : Ruhil Amin
                                                                           : Muliadi
                                                                           : Halil Hadiatman

KEAMANAN                                                      : Maskuri
                                                                           : Muhamad Iqbal
                                                                           : Heri
                                                                           : Kamrin
                                                                           : Ahyar Rosidi
                                                                              : Ahya Ulumuddin































1 komentar:

  1. pada tulisan sejarah singkat ponpes al mannan tersebut terjadi banyak kesalahan ,, mohon di koreksi lagi secara detail... mohon maaf

    BalasHapus